Selasa, 04 Januari 2011

Mengapa Pendapatan Per Kapita Indonesia Naik

Bagikan ke Teman:
Naiknya PDB dan apresiasi rupiah menjadi faktor utama.

Pendapatan per kapita 2010 diperkirakan naik sekitar US$3.000 atau Rp27 juta per tahun. Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan, kenaikan itu disebabkan dua faktor. Pertama, pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan mencapai sekitar enam persen atau lebih, yang pada gilirannya akan meningkatkan PDB. Dampaknya akan lebih bagus jika pertumbuhan PDB lebih cepat dibanding laju pertumbuhan penduduk.
"Pertumbuhan ekonomi 2010 hampir pasti sekitar enam persen atau lebih," ujar Rusman ketika dihubungi VIVAnews.com di Jakarta, Selasa, 4 Januari 2011.

Faktor kedua, karena apresiasi rupiah. Hitungan pendapatan per kapita selama ini didasarkan pada kurs dolar. "Karena kita harus konversi dolar berdasarkan kurs, ada windfall juga," ujarnya.

Menurut Rusman, target pertumbuhan ekonomi pemerintah di tahun 2011 sebesar 6,4 persen bukan hanya bisa dicapai, bahkan dapat dilampaui. Jika momentum pertumbuhan terus dijaga, dia hakulyakin pertumbuhan ekonomi bisa mencapai tujuh persen. Syaratnya: pembangunan infrastruktur, iklim usaha yang baik, dan ekonomi dunia tidak membawa pengaruh negatif terhadap ekonomi Indonesia. Makin bergairahnya perekonomian nasional akan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan per kapita.
"Kita sudah mempunyai modal di 2010 yang bagus, tinggal bagaimana kita mengelolanya dan tetap mewaspadai faktor-faktor yang bisa mempengaruhi. Kita manfaatkan momentum geliat ekonomi dunia," ujarnya, optimistis. (kd)

vivanews.com

0 komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan bahasa yang baik dan sopan.