Kamis, 13 Januari 2011

MySpace PHK Hampir Separuh Karyawan

Bagikan ke Teman:
MySpace PHK Hampir Separuh Karyawan
London (ANTARA News) - MySpace memberhentikan (PHK) hampir separuh karyawannya, sebagai bagian dari penjualan mantan pemimpin jejaring sosial Internet karena mereka sekarang fokus sebagai situs hiburan.

Reuters melaporkan restrukturisasi itu berdampak pada 500 karyawan, atau 47 persen dari jumlah pekerja perusahaan itu. Berita PHK itu datang setelah berminggu-minggu muncul spekulasi di blog teknologi mengenai itu.

Orang yang dekat dengan News Corp, pemilik MySpace, secara pribadi mengatakan bahwa raksasa media itu tidak terlibat dalam pembicaraan penjualan. Bagaimana pun juga, pengurangan karyawan MySpace akan menjadi kunci dalam usaha penjualan kepada calon pembeli seperti firma ekuiti swasta atau bahkan Yahoo Inc.

Chief Operating Officer, Chase Carey, mengatakan kepada Reuters bulan November, News Corp menjajaki semua pilihan bagi MySpace, termasuk penjualan. Dia juga mengatakan kepada investor bulan itu bahwa MySpace sudah bertahun-tahun mengubah diri.

Mike Jones, Chief Executive, mengatakan bahwa restrukturisasi akan mempengaruhi semua divisi dan wilayah.

"Perubahan ini semata-mata digerakkan oleh isu-isu terkait dengan usaha peninggalan, dan sama sekali tidak mencerminkan kinerja dari produk baru," kata Jones.

MySpace pernah menjadi jejaring sosial teratas, sebelum kalah pamor dari Facebook beberapa tahun belakangan ini. Berdasarkan data comScore, MySpace masih memiliki 60 juta pengunjung setiap bulan, tetapi jauh di belakang Facebook yang memiliki 150 juta pengunjung bulanan.

Facebook saat ini bernilai 50 miliar dolar setelah mendapat suntikan dana dari Goldman Sachs dan firma investasi Rusia Digital Sky Technologies.

Pada bulan Oktober, MySpace meluncurkan versi baru dari situs itu yang memfokuskan pada musik, film, dan hiburan bagi khalayak berusia 35 tahun dan dibawahnya, mereka yang dijuluki Generasi Y.

MySpace mengatakan pada Selasa mereka akan membuat "persekutuan lokal strategis" di Inggris, Jerman, dan Australia untuk mengatur penjualan iklan dan isi. Di Inggris, MySpace akan bekerja dengan Fox Networks, sementara rincian mengenai persekutuan di Australia dan Jerman sedang diselesaikan.

Ada laporan yang menyebutkan bahwa MySpace China, perusahaan yang dimiliki dan dikelola secara terpisah, memberhentikan banyak pekerja mereka. Reuters mempelajari bahwa bisnis-bisnis China juga akan dijual kepada firma ekuitas swasta.

News Corp membeli MySpace pada 2005 senilai 580 juta dolar setelah Chief Executive News Corp Rupert Murdoch membelinya untuk mengalahkan pesaing seperti Viacom Inc dalam penawaran pembelian.

News Corp membeli MySpace setelah Google menandatangani kerjasama iklan pencarian dengan situs jejaring sosial itu dengan menawarkan bagi hasil 900 juta dolar untuk tiga tahun.

Sejak saat itu, MySpace semakin tidak relevan sebagai jejaring sosial bagi banyak pengguna yang sekarang mereka pindah ke Facebook.

antaranews.com

0 komentar:

Poskan Komentar

Berkomentarlah dengan bahasa yang baik dan sopan.