Senin, 31 Januari 2011

Internet Diblokir, Microsoft Hengkang dari Mesir

Bagikan ke Teman:

Microsoft yang membuka kantor cabang di kawasan berteknologi tinggi Mesir, Smart Villages, memutuskan pindah lokasi. Perusahaan khawatir dengan kerusuhan Mesir.

“Kami terus menilai dampak dari kerusuhan dan masalah koneksi internet pada sifat layanan kami. Karena layanan perusahaan terbatas untuk menyediakan kebutuhan lingkungan, karenanya layanan Microsoft didistribusikan ke lokasi lain,” ujar pihak Microsoft seperti dikutip dari Computer World.

Mesir terkenal agresif menarik perusahaan teknologi raksasa untuk membuka kantor cabang mereka di Smart Villages, Kairo. Tujuan utama tentu menciptakan lapangan kerja bagi profesional muda, berpendidikan dan membentuk komunitas berbahasa Inggris.

Namun, dengan memblokir akses internet terkait kerusuhan sipil, pemerintah Mesir menunjukkan betapa cepat mereka menghancurkan program teknologi tinggi yang sudah dicita-citakan.

Microsoft merupakan salah atu dari 120 perusahaan yang berlokasi di Smart Villages, lingkungan kantor yang diciptakan di 2003 sebagai pusat teknologi informasi. Ini termasuk klub kesehatan, kolam renang, layanan konferensi video dan restoran mirip piramida yang disebut ‘Think Tank Caf’.

inilah.com

1 komentar:

Kang Epot mengatakan...

mentang2 di mesir.... kantor microsoft mirip piramida...wkwkw.... sekalian aja ada mirip2 spinxnya yah.... maaf sobat komenya rada nyeleneh....:)

Poskan Komentar

Berkomentarlah dengan bahasa yang baik dan sopan.