Minggu, 13 Maret 2011

Korban Tsunami Jepang, 686 Tewas, 641 Hilang

Bagikan ke Teman:
Langkah penyelamatan terus dilakukan untuk menemukan korban tsunami akibat gempa berkekuatan 8,9 skala richter di Jepang. Korban tewas resmi yang tercatat dari pihak Kepolisian Jepang berjumlah 686 orang tewas dan 641 masih hilang.


Seperti dikutip CNN.com, tim penyelamat menggali lumpur dan puing untuk menemukan korban yang terkubur baik dalam kondisi hidup atau mati. CNN yang mengutip Kyodo News Agency menyebutkan Perdana Menteri Jepang Naoto Kan mengataka. lebih dari 3000 orang telah diselamatkan. Beberapa di antaranya diambil dari rumah yang roboh, air berlumpur dan puing-puing yang terbakar.

Jumlah korban tewas yang resmi itu diperkirakan diduga jauh lebih besar dari korban yang tercatat resmi. Siaran NHK Jepang melaporkan lebih dari 900 tewas dan Kyodo News Agency mengatakan angka kematian bisa di atas 1.800. Sementara kantor polisi mengklaim 1.429 orang terluka.

Jumlah itu diperkirakan meningkat ketika penyelamat mencapai daerah yang lebih berbahaya. Dalam satu kota pesisir saja, seperti Minamisanriku di Myagi, sebanyak 9.500 orang atau setengah penduduk kota belum ditemukan.

Pemerintah juga melakukan upaya pencarian dan penyelamatan besar-besaran terhadap ancaman bahaya di reaktor nuklir Daiichi Fukushima. Gumpalan asap putih naik ke udara setelah terjadi ledakan pada hari Sabtu yang melukai empat orang pekerja dan melumpuhkan sistem pendingin reaktor. "Ledakan itu bukan disebabkan reaktor nulir, tetapi uap air yang merupakan bagian proses pendinginan," kata Sekretaris Kabinet Yukio Edano.

vivanews.com

0 komentar:

Poskan Komentar

Berkomentarlah dengan bahasa yang baik dan sopan.