Selasa, 01 Februari 2011

Istana Tersinggung Aksi Koin untuk SBY

Bagikan ke Teman:
Pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengenai gajinya yang tidak naik selama tujuh tahun, ditanggapi publik dengan beragam reaksi. Salah satunya, ada yang menggelar aksi menggalang koin untuk Presiden. Bagaimana tanggapan Istana soal pengumpulan koin di berbagai daerah ini?

"Ya, sangat tersinggung, ada koin untuk Presiden. Sangat tersinggung saya," kata Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi kepada wartawan di lingkungan Istana Negara, Jakarta, Selasa, 1 Februari 2011.

Apakah Presiden tersinggung juga? "Ya, semua. Beliau (SBY) bagaimana tidak? Wong, dia sama sekali tidak mengeluh," Sudi menegaskan. 

Menurut dia, Presiden sama sekali tidak melontarkan keluh-kesah soal gajinya saat berpidato di hadapan para pimpinan TNI/Polri beberapa waktu lalu. "Mereka (pengumpul koin) salah menafsirkan. Mereka itu tidak mendengar apa yang disampaikan Presiden dalam rapim TNI/Polri," kata Sudi.

Saat ditanya akan diapakan koin-koin yang terkumpul tersebut, Sudi enggan menjawab. "Terserah mereka buat apa. Tapi Presiden tidak menginginkannya," kata dia.

Sebetulnya, kata dia, undang-undang telah mengatur soal rasionalisasi gaji Presiden, namun belum dilaksanakan. Pemerintah, kata dia, akan melihat perkembangan soal gaji ini di kemudian hari. "Yang jelas, Presiden tidak pernah ingin gajinya dinaikkan. Tidak pernah juga keluar dari ucapan Beliau menyampaikan itu."

vivanews.com

0 komentar:

Poskan Komentar

Berkomentarlah dengan bahasa yang baik dan sopan.